PETA SUMUR WELUT

PETA SUMUR WELUT

Rabu, 10 Juni 2009

Hidup Untuk Seluruh Waktu Hidup

By Gos ROmy

Hujan belumlah lagi reda ketika metromini yang kutumpangi memasuki terminal bis. Kulihat seorang bapak tua sedang menunggu "lapak" (gelaran) dagangan koran dan majalahnya. Dipojok sebelah kirinya, seorang pemuda sedang duduk dengan sebuah gitar yang diletakkan pada pangkuannya.

Melihat mereka membuat pikiranku melayang pada 5 tahun lalu ketika pertama kali menginjakkan kaki di terminal ini. Yah, mereka adalah orang-orang yang sama yang kutemui di terminal ini pada 5 tahun yang lalu.

5 tahun yang lalu, bapak pemilik gelaran dagangan tersebut adalah seorang penjaja koran yang naik turun bis kota. Sama seperti yang dilakukan oleh pengamen muda tersebut saat ini. Tetapi waktu membawa mereka pada kondisi yang berbeda saat ini.

Beberapa pertanyaan mulai hinggap dalam benakku...., apa yang membuat kualitas hidup mereka berbeda saat ini? Bagaimana cara bapak tua tersebut berubah hingga memiliki aset dagangan yang bertambah? Apa rahasia yang membuat pengamen muda tersebut menjadi sabar dengan kualitas hidupnya selama 5 tahun kebelakang ini?

Kondisi yang ada pada bapak tua tersebut saat ini adalah hasil sebuah keputusan cerdas pada masa lalunya. Keputusan cerdas diperoleh berdasarkan pada pengalaman dan pengetahuan. Pengalaman seseorang, gagal ataupun berhasil, adalah salah satu bahan bakar yang menentukan kualitas keputusan seseorang. Ladang keputusannya sendiri terletak pada setiap tarikan dan hembusan nafas seseorang. Bahkan diam sekalipun pada dasarnya adalah sebuah keputusan.

"Fa alhamahaa fujuurahaa wa taqwaahaa"

Dan sudah diilhamkan di hati kita untuk mau berbuat memilih, mana jalan kebajikan, mana jalan keburukan (QS Asy Syams 91:8)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar